Penyebab Kerusakan Fatal Pada Mesin Mobil

Penyebab Kerusakan Fatal Pada Mesin Mobil. Asal anda ketahui Ada beberapa penyebab kerusakan fatal pada mesin mobil, jika di biarkan penyebab kerusakan tersebut bisa berdampak pada komponen lain, namun hal ini dapat di minimalisir bila anda selaku pengendara dapat mengetahui penyebab utama kerusakan pada mobil, jadi saya sarankan untuk selalu memeriksa dan menservice secara berkala.

Beberapa Penyebab Kerusakan Fatal Pada Mesin Mobil

5 penyebab utama kerusakan pada mesin mobil:

1. Timing Belt

Timing belt berfungsi sebagai penghubung putaran katup dan kruk as agar keduanya tidak berbenturan, jika terjadi masalah seperti belt putus, maka akibatnya saat piston bekerja maka akan menumbuk katup yang dalam posisi membuka. Jika di biarkan secara terus menerus maka akan terjadi keretakan atau pecah pada blok mesin akibat benturan yang terjadi.namun jika anda dapat mengetahui kerusakan tersebut, pastinya anda tidak akan mengulangi stater
Hal yang harus anda lakukan:
• mengganti timing belt secara berkala
• jika mobi anda sering di gunakan pada jalanan yang sering macet maka percepatlah pergantian timing belt

2.Knocking di mesin turbocharger

Fungsi turbo charger adalah pemasok udara secara paksa sehingga tekanan di ruang bakar menjadi tinggi, beban piston pun akan menjadi besar, hal tersebut dapat menyebabkan kerusakan pada piston sehingga akan terjadi gejala knocking.
Hal yang harus anda lakukan:
•Gunakan bahan bakar yang mempunyai kadar oktan minimal 95.
•periksa komponen komponen sistem pendingin, seperti fan, thermostat, radiator, dan lain-lain.

3.Water hammer

Waspada terhadap genangan air yang sudah menghadang, masuknya air kedalam silinder adalah salah satu faktor utama yang paling fatal bagi mesin mobil.jika air masuk ke dalam silinder atau ruang bakar maka langkah kompresi akan terhambat, hal ini dapat menyebabkan kerusakn pada piston
Hal yang harus anda lakukan:.
• periksa ketinggian saluran udara pada mobil saat ingin melewati genangan air.
• saat mobil anda mati di tengah genangan air atau banjir jangan sesekali menghidupkan mesin.
• untuk mengeluarkan air dari ruang bakar lepas busi dan stater.

4. Overheat

Overheat adalah tempratur mesin yang suhu kerjanya telah melebihi suhu idealnya yaitu 80-90 derajat celcius, hal tersebut dapat merusak komponen komponen dalam engine.
Hal yang harus anda lakukan:.
• periksa system pendingin apabila ada kerusakan atau masalah cepatlah di tangani, hal tersebut lakukan secara berkala
• periksa keadaan dan ketinggian oli mesin secara berkala
• Perhatikan indikator suhu ketika gejala knocking timbul.
• bila gejala knocking timbul perhatikan suhu di indicator.
• bila overheat terasa maka hentikanlah mobil anda.

5. Kebocoran Oli

Periksa lubang pembuangan oli,jika terjadi kebocoran maka sudah pasti akan menimbulkan kerusakan pada komponen mesin,karena bisa kita bayangkan putaran atau gesekan mesin tanpa pelumas, pastinya komponen akan terkikis dan lama kelaman komponen akan rusak, Anda dapat melihat lampu indicator didashbord yang menyala, karena pompa oli kehilangan tekanan.
Hal yang harus anda lakukan:
• periksa ketinggian dan keadaan oli secra berkala.
• saat anda lihat lampu idikator di dasbord menyala atau berkedip,maka langsung lah periksa keadaan oli agar kerusakan dapat di minimalisir.

Semoga informasi tadi dapat menambah pengetahuan anda tentang otomotif, dan semoga bermanfaat

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.