Proses Pemeriksaan Dan Perbaikan Pada Komponen Nozzle (pengabut) Di Mesin Diesel

Proses Pemeriksaan Dan Perbaikan Pada Komponen Nozzle (pengabut) Di Mesin Diesel. Pada artikel kali ini saya akan membahas mengenai Proses pemeriksaan dan perbaikan pada komponen nozzle yang bermasalah. sedikit pembahasan dari saya mengenai nozzle, nozzle murupakan salah satu komponen pada mesin diesel yang sifat nya sangat fital, jika terdapat masalah pada proses pengabutan maka kemungkinan besar mobil tersebut berdampak mengeluarkan gas buang berwana hitam atau lemahnya tenaga mobil tersebut. Jadi jika anda membaca artikel ini sampai habis insyallah kalian akan dapat menganalisa permasalahan yang terjadi pada nozzle tersebut.

A. Alat Dan Bahan Dalam Proses Perbaikan Maupun Pemeriksaan

– 4 unit nozzle

-1unit ragum

-1kunci ring pas (17,19,20)

– solar atau bensin

-1 nampan atau wadah

-1 pressure gauge

B. proses Pembongkaran Komponen Nozzle

  • Pertama gunakan kunci ring pas (17, 18, 20) untuk melepas over flow pipe dari nozzle lalu setelah keempat nozzle sudah dilepas letakkan di nampan atau wadah yang bersih yang sudah terisi solar atau bensin, jepitkan satu persatu nozzle di ragum dan lepaskan nozzle holder.
  • Jika sudah terlepas maka keluarkan komponen yang ada di dalam nozzle satu persatu dan letakkan semua dalam nampan yang sudah terisi solar atau bahan bakar.
  • Lalu bersihkan semua komponen nozzle dengan sikat kawat.

C. Proses Pemeriksaan Dan Perbaikan Komponen Nozzle

  • Siapkan pressure gauge untuk memeriksa proses pengabutan apakah ada tetesan solar setelahnya, bentuk pengabutan, apakah nozzle mengabutkan sesuai pada tekanan standarnya.
  • Pasang nozzle pada pipa pressure gauge, pastikan tangki pada pressure gauge sudah terisi dengan solar.
  • Lalu lakukan proses bliding atau buang angin dengan menekan sekali tuas pada pressure gauge dan longgarkan baut pengikat antara nozzle dengan pressure gauge dan bahan bakar akan keluar dalam berbentuk buih buih, sampai buih hilang maka kencangkan kembali baut pengikat nozzle.
  • Lalu pemeriksaan selanjutnya tekan tuas secara berulang sampai nozzle mengabut dan lihat bentuk pengabutan, kapan nozzle tersebut mengabut apakah sesuai dengan skala penunjukannya pada pressure gauge tersebut, adakah sisa atau tetesan pada nozzle setelah mengabut.
  • Jika terdapat salah satu dari masalah tadi maka bongkar nozzle dan periksa apakah baret atau lecet pada ujung nozzle, apakah terdapat karat didalam komponen nozzle, lemahnya spring nozzle, periksa lubang pada nozzle apakah tersumbat atau adanya kerak, adanya kebocoran pada piping, fuel line dan lain-lain, dan patahnya ujung nozzle.
  • Jika terdapat salah satu dari penyebab masalah di atas tadi maka komponen bisa setel (spring mengunakan shim), di bersihkan( jika ada kerak dan karat), atau diganti (baret, kebocoran, patahnya ujung nozzle).

  D. Pemasangan Komponen Nozzle

  • Pasang Kembali komponen-komponen Nozzle Sesuai dengan urutannya dan pastikan distance piece tidak
  • setelah komponen injector telah terpasang dengan benar maka pasang dan kencangkan retaining nut pada Nozzle.
  • Kemudian cek tekanan bentuk semprotan Nozzle mengunakan nozzel tester dan pastikan tidak adanya sisa pengkabutan bahan bakar yang menetes.

Ya itu tadi penjelasan dari saya mengenai Proses pemeriksaan dan perbaikan pada komponen nozzle, semoga dapt bermanfaat dan dapat menambah pengetahuan kalian. Dan terimakasih sudah bekunjung di blog saya, silahkan coment jika terdapat masalah yang mengganjal bagi anda sekalian.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.