Ternyata Ada 3 Jenis Sistem Pendingin Pada Kendaraan

Sistem pendinginan atau cooling system pada mesin kendaraan adalah suatu sistem yang berfungsi sebagai pengatur temperatur mesin supaya selalu dalam kondisi yang ideal. Pada aktifitas proses pembakaran dalam maupun luar di mesin yaitu untuk menghasilkan energi yang dengan mekanisme mesin diubah menjadi tenaga gerak.tanpa ada nya sistem pendingin hasil kerja Mesin belum bisa di katakan efisiensi sempurna, hasil panas dari pembakaran tidak semuanya terkonversi menjadi energi, sebagian ada juga yang terbuang melalui saluran pembuangan dan sebagian lagi dapat digunakan yang terserap oleh material disekitar ruang bakar. Mesin dengan ada nya sistem pendingin dapat di katakan bisa menciptakan efisiensi yang tinggi dalam mengkonversi panas sehingga hasil pembakaran menjadi energi yang dapat diubah menjadi gerakan mekanis, dengan membuang sedikit dari hasil pembakaran. Mesin selalu dikembangkan untuk mencapai efisiensi tertinggi, tetapi juga mempertimbangkan faktor ekonomis, daya tahan, keselamatan serta ramah lingkungan.

Karena seringnya kebutuhan pakai sehingga Proses pembakaran yang berlangsung terus menerus dalam mesin mengakibatkan mesin dalam kondisi temperatur yang sangat tinggi jika tidak ada nya sistem pendingin. Temperatur sangat tinggi akan mengakibatkan desain mesin menjadi tidak ekonomis dan mudah terjadinya aus, sebagian besar mesin juga berada di lingkungan yang tidak terlalu jauh dengan manusia sehingga menurunkan faktor keamanan. Temperatur yang sangat rendah juga tidak terlalu menguntungkan dalam proses kerja mesin. Sistem pendinginan digunakan agar temperatur mesin terjaga pada batas temperatur kerja yang ideal.

Prinsip pendinginan adalah melepaskan panas mesin ke udara, tipe langsung dilepaskan ke udara disebut pendinginan udara (air cooling), tipe menggunakan fluida sebagai perantara disebut pendinginan air.

Pendinginan mesin dengan sirip (air cooling)

Proses pendinginan Dalam sistem ini, yaitu dengan cara menghilangkan secara langsung ke udara lewat sirip sirip yang ada di permukaan mesin. Mesin dengan sistem pendinginan udara mempunyai desain pada silinder mesin terdapat sirip sirip untuk mendinginkan mesin. dengan adanya bentuk Sirip pada mesin sehingga Proses pendinginan dapat di perluas bidang singgung nya antara mesin dengan udara sehingga pelepasan panas bisa berlangsung lebih cepat. Sebagian dilengkapi dengan kipas (kipas eletkris atau mekanis) untuk mengalirkan udara melalui sirip pendingin, sebagian yang lain tanpa menggunakan kipas.

Kelebihan dari sistem pendingin menggunakan sirip

Desain atau bentuk sirip pada mesin lebih ringkas. Berat bobot mesin secara keseluruhan lebih ringan dengan cuma menggunakan sirip sebagai sistem pendingin dibandingkan tipe pendinginan air, dan Mudah dalam perawatannya.

Untuk kekurangan Tipe ini, harus ada nya penyesuaian dengan suhu sekitar untuk digunakan di daerah dingin atau panas terutama mesin berkapasitas besar seperti pesawat.

Tipe ini banyak digunakn pada mesin seperti pesawat, sepeda motor, mobil dengan tipe sudah lama dan sebagian kecil mobil tipe terbaru. Hampir semua mesin dengan ukuran kecil menggunakan tipe sirip ini,contoh nya seperti mesin pemotong rumput, mesin genset di bawah 10 Kva, mesin pemotong kayu (chain saw) dan sebagainya.

Pendinginan mesin dengan air (water cooler)

Dalam Sistem ini proses pendinginan nya menggunakan media air sebagai perantara untuk melepaskan panas dari mesin ke udara.

Komponen utama dalam sistem ini adalah:

  • Radiator, komponen yang berfungsi sebagai tempat untuk melepaskan panas.Saluran berupa pipa (tube) atau selang karet (hose).
  • Pompa (water pump), berfungsi untuk sirkulasi atau perputaran air dalam sistem pendingin.
  • Thermostat, berfungsi untuk menutup atau membuka jalur sirkulasi air di sistem pendingin.
  • Kipas (fan cooling), berfungsi untuk membantu pelepasan panas pada radiator.

Sistem ini sangat umum dipakai pada mobil, sedangkan sepeda motor jarang menggunakan tipe ini karena rumit nya kontruksi dan akan menambah bobot pada mesin

sistem pendingin pada sepeda motor secara umum menggunakan sirip sirip udara sebagai pendinginan pada mesin. meskipun pada sepeda motor jenis baru atau kendaraan besar sudah menggunakan sistem pendingin menggunakan fluida, berbeda dengan sistem pendingian pada mobil yang menggunakan air.

Pendingin mesin dengan oli

Oli mesin yang terletak di bawah poros engkol, selain berfungsi untuk pelumas bagian dalam mesin juga turut serta dalam proses pendinginan mesin yaitu sebagai pendukung dalam mendinginkan bagian dalam mesin.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.